Mengenalisis Atletik lari jarak pendek
Pengertian
Sprint merupakan istilah yang digunakan untuk lari jarak pendek atau lari cepat, dimana peserta (spinter) beralari secepat mungkin sepanjang jarak yang sudah ditentukan, yakni 100 meter, 200 meter, atau 400 meter. Sejarah
Cabang olahraga lari pertama kali dilombakan dalam ajang olimpiade di kota Athena, diadakan lomba lari berubah menjadi perlombaan olimpiade pada Olimpiade tahun 776 sebelum masehi. Di Yunani olahraga yang diperlombakan hanyalah lari kemudian perlombaan lari diadakan di kekaisaran Roma namun tidak berlangsung sama, karena Drone tuh nya ke kaisaran pada tahun 1896. olahraga lari dilombakan untuk pertama kalinya dalam kategori Olimpiade modern. kini lari sprint berada dibawah naungan iaaf atau International Association of atletik Federation untuk secara global, dan pasi atau Persatuan atletik seluruh Indonesia untuk di Indonesia, sehingga segala peraturan dan ketentuan dibuat dan diatur oleh Induk organisasi atletik tersebut.
Sarana & Prasarana
sarana dan prasarana untuk lari sprint pertama di lintasan, kedua pistol start, ketiga start block, keempat tiang finis, kelima stopwatch,keenam sepatu.
• Lintasan lari sprint atau trek menggunakan ketentuan lapangan atletik dengan panjang 400 meter yang memiliki delapan lintasan dengan Lebar setiap lintasan 1,22 m.
• Selanjutnya pistol, start pistol ditembakkan ke atas sebagai tanda aba ya yang dapat digantikan dengan suara peluit ataupun bendera
• Selanjutnya adalah Star blog alat yang digunakan untuk membantu sprinter melesat pada lintasan lari dengan posisi yang dapat diatur di tempat.
• Tiang finish dua buat yang diletakkan pada akhir lintasan sebagai penanda garis finish dengan ketentuan tinggi 1,30 7 m lebar 8 cm dan tebal 2 cm yang finish terkadang dilengkapi dengan pita finish yang digantungkan setinggi 1,2 meter dari atas tanah.
•Kemudian adalah Stopwatch, Stopwatch digunakan untuk mengukur waktu finish pemain.
• keenam adalah sepatu sepatu lari sprint atau biasa disebut dengan Spike merupakan sepatu yang digunakan oleh sprinter untuk berlari dengan ketentuan ditelapak depan terdapat enam paku untuk menambah daya cengkeram kaki pada tanah. Teknik dalam lari sprint adalah mixstar,teknik lari dan teknik memasuki garis finish.
Adapun posisi start yang digunakan dalam lari sprint adalah start jongkok sementara itu gerakan pada saat posisi start dapat dibagi menjadi tiga yakni saat aba-aba bersedia, siap, dan ya. pertama aba-aba bersedia kaki kanan berada di depan kaki kiri dan jari-jari kaki kiri segaris dengan tumit kaki kanan kemudian badan diturunkan tangan diletakkan digaris ibu jari dan jari-jari tangan lainnya membentuk huruf V terbalik. Bahu condong ke depan dan lengan dengan posisi lurus lalu Posisi badan agak maju kedepan. tangan tetap lurus posisi kepala rileks dan pandangan ke depan. kedua aba-aba siap pinggul diangkat keatas lebih tinggi dari bahu. pandangan tetap lurus ke depan dengan tangan tetap lurus dan ambil nafas dalam-dalam. yang ketiga aba-aba ya atau bunyi pistol, lengan kanan belakang dan lengan kiri diayunkan kedepan secara kuat. Kaki kanan melangkah secepat mungkin dan kaki kiri menolak sekuat-kuatnya untuk menambah kecepatan. Posisi badan meluncur lurus ke depan dan langkah kaki dipercepat dengan konsentrasi penuh ke garis. Start jongkok dapat dibagi menjadi tiga jenis yakni Star pendek, start kedua start menengah dan start Panjang. secara umum gerakan sikap badan dan sikap tangan Semuanya sama namun Perbedaannya terletak pada penempatan kaki depan dan kaki belakang. saat badan diturunkan Dimana posisi lutut kaki belakang dada di depan ujung kaki depan. pada Star pendek posisi lutut kaki belakang segaris dengan ujung kaki depan. pada Star menengah sedangkan posisi lutut kaki belakang segaris dengan tumit kaki depan. pada Star Panjang yang selanjutnya adalah teknik lari ada tiga teknik dasar yang harus dikuasa sprinter yakni Gerakan kaki ayunan lengan dan Posisi badan saat berlari. pertama gerakan kaki kaki digerakkan setinggi tingginya dan Melangkah dengan secepat dan selebar mungkin. posisi kaki belakang saat menolak seakan-akan tertendang kedepan disertai lutut yang ditekuk, agar paham terayun ke depan ketika mendaratkan kaki bagian, kaki yang digunakan adalah ujung telapak kaki. kedua ayunan lengan lengan diayunkan ke depan setinggi batang hidung dengan posisi siku ditekuk membentuk sudut 90°. yang ketiga Sikap badan, badan selalu rileks seimbang dan condong kedepan dengan kepala segaris punggung dan pandangan mata selalu tertuju ke depan.
Teknik :
Selanjutnya adalah Teknik memasuki garis finish persainganketat biasanya terjadi diantara para sprinter ketika hendak memasuki garis finish. Oleh sebab itu terdapat beberapa teknik untuk melewati garis finish agar dapat memenangkan perlombaan yakni, tetap berlari dengan secepat mungkin tanpa mengurangi kecepatan. membusungkan dada dan kepala kedepan dengan kedua tangan kebelakang dan menjatuhkan salah satu bahu kedepan atau memiringkan dada dan bahu kedepan, namun jangan berlebihan agar keseimbangan badan tetap terjaga.Peraturan dalam lari jarak pendek :
• Ada peraturan umum• Kedua diskualifikasi• Ketiga petugas atau juri dalam lomba
Peraturan yang ditetapkan oleh iaaf dan pasti terkait lari jarak pendek adalah sebagai berikut
• Garis start dan finish dalam lintasan lari ditandai dengan sebuah garis selebar 5 cm. siku-siku dengan batas tepi dalam lintasan jarak perlombaan harus diukur dari tepi garis. tetapi garis finish terdekat dengan garis start
• Aba-aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek adalah bersedia, siap, dan ya atau bunyi pistol
• Semua peserta lomba lari mulai berlari setelah aba-aba ya atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara
• Peserta yang membuat kesalahan satstar akan diberi peringatan maksimal tiga kali peringatan
• Lomba lari jarak pendek berskala besar dilakukan dalam empat tahap yakni babak pertama, babak kedua babak semifinal, dan babak final. babak pertama akan diadakan apabila jumlah sebanyak pemenang 1 dan 2 dari tiap waktu perlombaan atau satu waktu terdiri atas delapan pelari berhak maju ke babak berikutnya, yang selanjutnya adalah diskualifikasi pelari akan didiskualifikasi apabila pertama melakukan kesalahan lebih dari tiga kali. kedua memasuki lintasan pelari lain atau mengganggu pelari lain, ketiga keluar dari lintasan, dan yang keempat terbukti memakai obat perangsang atau obat terlarang.
Kemudian petugas juri dalam lomba petugas atau juri dalam lomba terdiri atas pertama starter yang bertugas memberangkatkan pelari, yang kedua recoil starter yang bertugas mengabsen pelari, yang ketiga timer petugas mencatat waktu, yang keempat pengawas lintasan petugas yang mengawas pelari dengan berdiri pada tempat tertentu, yang kelima juri kedatangan yang bertugas mencatat kedatangan pelari pertama sampai terakhir dan menentukan urutan juara, dan yang keenam juri pencatat hasil yang bertugas mencatat hasil setelah pelari memasuki garis finish.

Comments
Post a Comment