TEKS EKSPLANASI

Nama : Azwa Syafira Dayana Nasution (06)   Kelas : XI MIPA 1  Tugas blog ini dibimbing oleh Ibu Asmaniar M.Pd. Guru Bahasa Indonesia Kelas XI SMAN 2 Kota Tangerang Selatan, Prov. Banten. Pengertian : Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses 'mengapa' dan 'bagaimana' kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi. Tujuan : • Menjelaskan fenomena yang terjadi • Menjelaskan sebab-akibat suatu peristiwa Ciri-ciri : 1. Strukturnya itu terdiri dari penyataan umum, urutan sebab akibat, serta juga interpretasi. 2. Informasi yang dimuat itu dengan berdasarkan fakta (faktual). 3. Faktual tersebut memuat informasi yang sifatanya itu ilmiah/keilmuan, contohnya seperti sains. 4. Sifatnya itu informatif serta tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk bisaa percaya terhadap hal yang dibahas. 5. Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. contoh: tsunami, banjir, gempa bumi, dan lainnya Struktur teks Eksplanasi : 1.Pernyataan umum Paragraf yang menjadi inti atau pembuka dalam suatu bacaan. 2.Urutan sebab dan akibat Berisi mengenai uraian tentang peristiwa atau apa yang telah terjadi yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir. 3.Interpretasi Berisi mengenai kesimpulan tentang apa yang terjadi, mengapa bisa terjadi dan bagaimana mengatasinya. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi : 1. Menggunakan kalimat pasif. 2. Menggunakan konjungsi kasual dan waktu, misalnya jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian. 3. Terdapat istilah ilmiah. 4. Menggunakan kata kerja material dan rasional (kata kerja aktif). 5. Bersifat informatif. Contoh teks Ekplanasi : Garis Edaran Tata Surya Di tata surya kita semua objek berada di jalur edaran atau orbitnya sendiri. Dari komet terkecil hingga planet terbesar. Hal ini disebabkan oleh gravitasi yang menarik massa-massa bersama. Di tata surya kita objek terbesar dan terberat adalah matahari. Oleh karena itu, semua planet dan asteroid mengorbit matahari dengan orbitnya masing-masing. Fenoma ini bahkan disebutkan di Al-Qur'an. Pada 1609, seorang ilmuwan Jerman bernama Johannes Kepler juga mengungkapnya teorinya yang disebut Astronomia Nova. Dalam teorinya, planet-planet di tata surya tidak hanya berputar di garis edarnya, namun juga berputar pada porosnya. Dengan adanya teori tersebut memungkinkan banyak orang untuk mempelajari mekanisme tata surya yang sebenarnya. Pengamatan astronomi telah membuktikan kebenaran fakta ini. Menurut Ilmu Astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Artinya, matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, masing-masing bergerak sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya. Dalil Al-Qur’an yang terkait : Al-Anbiya (21) ayat 33 "Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya." • Ya Sin (36) ayat 38 "Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." •Az-Zariyat (51) ayat 7 Demi langit yang mempunyai jalan-jalan." Garis Edar Tata Surya dalam Alquran Fakta sains diatas sejatinya telah ada dalam Alquran yang hadir sejak abad ke-7 M. Padahal, pada zaman itu manusia tidak memiliki teleskop ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern.

Comments

Popular Posts